Cara Mengatasi Alergi Susu Sapi pada Anak dengan Susu Soya

Kehadiran sang buah hati dalam hidup, membuat orang tua merasakan kebahagiaan yang tak terkira. Tentunya, segala sesuatu telah dipersiapkan untuk diberikan kepadanya. Salah satunya adalah asupan makanan yaitu dengan memberikannya ASI (Air Susu Ibu) yang cukup.

Akan tetapi, keinginan sang ibu untuk memberikan ASI kepada bayinya tidak selalu dapat tercapai, disebabkan oleh berbagai faktor, seperti adanya sumbatan pada saluran susu sang ibu, sang ibu pernah melakukan operasi payudara ataupun nutrisi yang tidak tercukupi dalam tubuh ibu karena gaya hidup yang tidak sehat, bisa juga disebabkan karena ibu mengidap penyakit tertentu.

Ketika hal itu terjadi, dokter akan menyarankan untuk memberikan bayi susu formula, dan pilihan pertamanya adalah susu sapi. Terkadang solusi ini pun masih mengalami kendala. Tidak semua balita cocok dengan susu sapi. Hal tersebut akan menimbulkan alergi pada anak yang disebabkan oleh susu sapi.

Reaksi alergi terhadap susu sapi bisa terjadi dengan cepat ataupun lambat. Reaksi alergi yang cepat akan muncul dalam hitungan menit atau jam setelah anak meminum susu sapi. Sedangkan reaksi yang lambat baru akan muncul setelah beberapa hari atau minggu kemudian.

Solusi pertama yang dapat dilakukan oleh orang tua adalah melakukan Cek Alergi. Orang tua dapat melakukan tes alergi untuk mengetahui kondisi alergi anak. Dokter akan menanyakan secara detail tentang riwayat keluarga, riwayat kesehatan keluarga, dan juga sang anak. Dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik, untuk memastikan apakah benar si kecil mengalami alergi terhadap susu sapi atau tidak.

Cara Mengatasi Alergi Susu Sapi pada Anak dengan Susu Soya

Bagi ibu yang masih menyusui, dianjurkan untuk menghindari segala jenis makanan yang mengandung susu (dairy product). Diharapkan juga untuk tidak dulu memberikan susu sapi kepada anak hingga anak berusia 6-12 bulan, makanan yang bertekstur padat seperti telur hingga anak berusia 12-24 bulan, dan kacang-kacangan serta seefood hingga usia anak 24-28 bulan.

Pemberian Susu Soya pada Anak

Jika Anda adalah seorang ibu yang tidak dapat memberikan ASI untuk anak Anda, dan ternyata si kecil juga punya alergi terhadap susu sapi, Konsultasikan dulu kepada dokter. Biasanya dokter akan merekomendasikan untuk mengganti asupan ASI dengan susu yang berbasis soya (isolat protein kedelai). Mengapa harus susu soya? Berikut ini ulasan lengkapnya.

1. Soya tidak mengandung protein susu sapi. Susu soya hanya mengandung protein nabati dan bahan dasarnya adalah isolat protein kedelai. Kandungan protein yang ada dalam isolat protein kedelai cukup tinggi yang setara dengan protein susu sapi.

2. Soya bebas dari kandungan laktosa. Susu formula soya adalah susu bayi yang tidak mengandung laktosa. Itulah mengapa susu soya cocok untuk dikonsumsi oleh si kecil yang alergi terhadap susu sapi.

3. Soya telah banyak dikonsumsi oleh anak yang memiliki gejala alergi terhadap susu sapi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh American Academy of Pediatrics, menunjukkan bahwa susu formula berbasis protein kedelai adalah alternatif lain yang amsuk akal yang dapat diberikan untuk bayi cukup bulan yaitu bayi yang lahir dengan rentang waktu 37-42 minggu yang tidak bisa mentoleransi formula sapi berbasis susu atau laktosa yang diremukan di dalam susu sapi.

4. Kandungan zat gizi yang terdapat di dalam susu soya setara dengan susu sapi. Hal ini berarti susu formula soya dalapt memenuhi kecukupan gizi yang setara dengan susu frmula sapi yang dibutuhkan oleh balita. Selain itu, susu soya dipastikan dapat memenuhi nutrisi makro dan mikro untuk balita. Nutrisi makro yang harus tercukupi selama masa pertumbuhan bayi adalah karbohidrat, protein, dan lemak. Sementara, nutrisi mikro yang harus dipenuhi adalah vitamin dan mineral.

Itulah ulasan seputar alergi susu formula sapi pada bayi dan solusinya. Semoga bermanfaat untuk ibu dalam mengatasi alergi susu formula sapi yang terjadi pada sang buah hati.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *