5 Tips Mengatasi Pilek pada Bayi Saat Traveling

Mengajak bayi liburan memang menjadi sebuah tantangan bagi para orang tua. Sistem imunitas bayi yang belum sepenuhnya sempurna membuat bayi mudah jatuh sakit. Salah satu penyakit yang paling sering menyerang bayi adalah pilek. Bahkan, saat liburan sekalipun bayi bisa dengan mudah terserang pilek mengingat cuaca di tempat wisata yang tak bisa ditebak. Selain cuaca, paparan virus juga jadi pemicu pilek pada buah hati.

Jika hal ini terjadi pada bayimu, momen liburan yang seharusnya menyenangkan pasti berubah jadi berantakan. Belum lagi urusan mencari tiket ke Bali untuk melanjutkan perjalanan liburan berikutnya bakal bikin kamu semakin rongseng. Sebenarnya, saat si kecil terserang pilek, kamu tak perlu khawatir sebab ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi pilek pada bayi. Apa saja?

1. Pakai obat gosok

Saat si kecil pilek, saluran hidungnya tentu akan tersumbat. Kondisi ini akan membuatnya sulit bernapas dan terus rewel. Jika sudah begini, jangan pusing dulu. Kamu juga tidak disarankan untuk terburu-buru memberikan obat minum pada si kecil. Sebaiknya gunakan obat gosok (oles) terlebih dahulu. Pasalnya, bayi masih kesulitan untuk meminum obat melalui mulutnya secara langsung.

Obat gosok bisa menjadi alternatif solusi untuk membantu meredakan gejala pilek dan menghangatkan badan si kecil dengan praktis saat liburan. Namun, jangan asal menggunakan obat gosok. Pilihlah yang berbentuk krim agar tidak lengket, tidak berminyak, dan cepat meresap di kulit.

2. Ganjal dengan bantal tinggi saat tidur

Langkah selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah mengganjal bantal tinggi saat si kecil tidur. Cara ini akan membuat si kecil bisa bernapas dengan lega karena posisi kepala akan lebih tinggi dibandingkan bagian tubuh lainnya. Cukup letakkan bantal tambahan saat si kecil tidur. Gunakan bantal yang lembut agar bayi mungilmu bisa tidur lebih nyenyak.

3. Cukupi kebutuhan cairan tubuh

Saat si kecil terserang pilek, ibu harus mencukupi kebutuhan cairannya. Jika usianya masih di bawah enam bulan, berikan ASI bagi si kecil. Namun, kalau ia sudah berusia di atas enam bulan, ibu bisa memberikan makanan dan minuman hangat seperti sup dan susu. Ketika liburan ASI adalah pilihan asupan nutrisi terbaik bagi si buah hati karena makanan atau minuman yang dibeli di luar belum terjamin kebersihannya.

4. Membersihkanlendir di hidung (ingus) bayi

Ingus yang terlalu penuh bisa membuat bayi sulit bernapas. Oleh karena itu, ibu perlu menyedot ingus si kecil agar ia bisa bernapas dengan lega. Kamu bisa menggunakan alat penyedot khusus untuk membuang lendir yang berlebih. Jika tak membawa alat penyedot hidung, kamu bisa menggunakan tetes hidung terlebih dahulu untuk membantu mengencerkan ingus sebelum disedot.

Cara ini akan sangat membantu jika buah hatimu kamu berusia di bawah 6 bulan. Cara menggunakannya pun tak sulit. Kamu hanya perlu memencet bagian yang menggembung pada alat. Kemudian, masukkan pipet ke dalam lubang hidung dan lepaskan bagian yang menggembung. Secara otomatis, Ingus akan langsung tersedot ke dalam alat.

5. Menepuk punggung si kecil dengan lembut

Tahukah kamu kalau tepukan lembut di punggung bayi juga bisa membantu mengeluarkan lendir yang menyumbat. Cara ini juga dapat membantu si kecil agar lebih mudah batuk jika pilek yang disertai dengan batuk berdahak. Pertama, baringkan si kecil di atas paha dengan posisi tengkurap dan tepuk punggungnya secara perlahan.

Itu dia tips mengatasi bayi pilek saat liburan. Jadi, sudah siap liburan bersama si kecil?

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *