Perbedaan Penyakit Trigliserida Dan Kolesterol

Anda mungkin salah satu orang yang asing mendengar kata trigliserida. Selain sulit di ucapkan dengan pengecap orang Indonesia, biasanya salah istilah ini hanya familier di orang orang di lingkungan kesehatan. Selainnya orang awam hanya menyebut istilah ini dengan lemak darah atau bahkan hanya kolesterol. Padahal jikalau di sebut menyerupai itu, juga tidak cukup benar.

Meskipun aneh, dokter utamanya dokter seorang jago penyakit dalam selalu menganjurkan investigasi trigliserida ini untuk pasien-pasien yang diindikasikan punya persoalan pada lemak darahnya. Pemeriksaan ini biasanya dilakukan rombongan dengan investigasi lainnya menyerupai HDL, LDL dan lain-lain, lantaran memang sangat berkaitan satu sama lain.


Jadi jikalau anda ingin mengetahui arti sebetulnya trigliserida ini, ada baiknya anda terus mengikuti klarifikasi demi klarifikasi di goresan pena ini. Kawal terus ya..

Trigliserida adalah? Apa hubungannya dengan kolesterol?

Trigliserida merupakan jenis lemak yang merupakan elemen penting di dalam darah. Trigliserida merupakan hasil uraian badan pada kuliner yang mengandung lemak dan kolesterol yang telah dikonsumsi dan masuk ke tubuh. Tligliserida ini juga di produksi otomatis di dalam hati. Karena itu Sebenarnya trigliserida ini sangat bermanfaat bagi tubuh. Kecuali jikalau keberadaannya berlebihan.


Sementara itu, trigliserida yang berada di luar hati dan berada dalam jaringan contohnya jaringan pembuluh darah, otot, jaringan lemak akan dihidrolisis oleh enzim lipoprotein lipase. Sisa hidrolisis kemudian akan dimetabolisme oleh hati menjadi kolesterol LDL.

Kalori yang didapatkan badan dari kuliner yang dikonsumsi tidak akan eksklusif dipakai oleh badan melainkan disimpan dalam bentuk trigliserida dalam sel-sel lemak di dalam badan yang berfungsi sebagai energi cadangan tubuh.

Nah, jikalau terlalu banyak kuliner berlemak yang kita konsumsi, lemak yang semula hanya sebagai cadangan, tidak akan punya status sebagai cadangan lagi. Karena gudangnya sudah penuh. Jadilah hypertrigliserida atau trigliserida tinggi.

Asupan kuliner yang mengandung kadar lemak jenuh yang tinggi sanggup meningkatkan dampak trigliserida di dalam badan seseorang. Jika kadar trigliserida meningkat, maka kadar kolesterol pun akan meningkat pula.

Trigliserida yang berlebih dalam badan akan disimpan di dalam jaringan kulit sehingga badan terlihat gemuk. Seperti halnya kolesterol, kadar trigliserida yang terlalu berlebih dalam badan sanggup membahayakan kesehatan. Efeknya sanggup di lihat pada goresan pena ini berkenalan dengan kolesterol atau pendek kata trigliserida darah yang berlebih akan menjadikan beberapa gangguan kesehatan yang fatal menyerupai jantung koroner, stroke perdarahan maupun infark (kematian sel), dan lain sebagainya. 

Apa beda trigliserida dengan kolesterol

Walaupun keduanya sama-sama jenis lemak dasar dan mempunyai kemiripan, tetapi ada beberapa perbedaan di antara keduanya. Perbedaan tersebut sanggup dibedakan menurut fungsi dan di mana ia di simpan.

Kolesterol berfungsi membangun sel-sel dan hormon-hormon tertentu dalam badan sedang fungsi trigliserida yaitu menghasilkan energi bagi tubuh.


Berdasarkan di mana ia di simpan, kedua jenis lemak darah ini sanggup di bedakan lagi. Kolesterol akan disimpan dalam jaringan hati atau dinding pembuluh darah. Sedang Trigliserida akan disimpan dalam sel lemak di bawah jaringan kulit.


Apa gejala trigliserida tinggi?

hipertrigliseridemia akan banyak meninggalkan keluhan pada penderitanya, menyerupai cephalgia (pusing), pening, rasa berat di kepala, mbliur atau vertigo,  migrain (sakit kepala sebelah)   vertigo (pusing berputar),   lemas,   penglihatan menjadi kabur atau berkunang-kunang,  mudah mengantuk,  emosi tak stabil,   mual,   keringat hambar  kadang di barengi dengan kesulitan nafas,    sering bersendawa, kebas atau kesemutan di tangan dan kaki.
Gejala-gejala itu sanggup timbul secara perlahan-lahan, sanggup juga timbul secara mendadak, sanggup timbul satu demi satu, sanggup juga timbul bersamaan. Semakin tinggi kadar trigliserida, semakin banyak keluhannya. 


Apa yang mengakibatkan kadar Trigliserida tinggi
Umumnya penyebab dari kadar trigliserida tinggi ini tidak beda dengan penyebab kadar lemak darah lain. Karena itu jikalau HDL, LDL tinggi, biasanya juga akan mengerek angka trigliserida tinggi. Terlalau banyak asupana makana berlemak jenuh menjadi biang dari kenaikan kadar lemak darah termasuk trigliserida. Selain itu kekurangan aktifitas badan juga besar lengan berkuasa secara signifikan. Sedang asupan kuliner kaya karbohidrat sederhana dan gula menjadi alasannya yaitu sekunder. Yang menjadi sulit dan tidak mungkin diperbaiki yaitu alasannya yaitu dari faktor keturunan. Karena tak mungkin sanggup di rubah. Semenjak lahir reseptor di dalam sel-sel hati yang bertugas untuk mengubah trigliserida yang berlebih untuk menjadi kolesterol telah mengalami cacat bawaan.

Bagaimana mengatasi trigliserida tinggi?

Bagaimana mengatasi kadar trigliserida tinggi? Caranya sangat simpel. Pertama diet lemak jenuh, kedua olahraga, dan ketiga perbanyak asupan kuliner dan minuman sehat, dan yang terahir berdoa dan zikir lantaran dengan doa dan berzikir, akan memicu ketenangan jiwa sehingga metabolisme lemak mejadi lancar.

Untuk lebih faham dan mantap anda sanggup juga menyimak penjelasan perihal cara menurunkan lemak darah lain disini cara turun kolesterol, makanan penurun kolesterol.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *